Artikel

Inilah Daftar Bahan Makanan Penurun Kolesterol yang Wajib Masuk Keranjang

Mungkin Anda pernah bingung saat berada di depan rak supermarket. Bisa jadi, Anda bingung memilih bahan makanan penurun kolesterol mana yang benar-benar layak masuk keranjang. Meskipun ada banyak pilihan makanan, Anda perlu picky dalam memilihnya. Jangan khawatir, di artikel ini, Anda akan menemukan panduan lengkapnya. Yuk, simak sampai tuntas!

Mengapa Penderita Kolesterol Perlu Picky Soal Makanan?

Keseharian Anda sangat dipengaruhi oleh apa yang dimakan. Jika terlalu sering mengonsumsi makanan tinggi lemak jenuh seperti daging olahan, mentega, atau minyak sawit, kadar kolesterol LDL dalam darah bisa meningkat.

LDL inilah yang dikenal sebagai kolesterol “jahat” karena dapat menumpuk di pembuluh darah dan meningkatkan risiko penyakit jantung serta stroke.

Maka dari itu, membatasi asupan lemak jenuh jadi penting, apalagi jika Anda punya riwayat kolesterol tinggi atau penyakit jantung. Dengan memilih bahan makanan penurun kolesterol yang tepat, Anda bisa mengurangi risiko kesehatan dan tetap menikmati hidangan lezat setiap hari.

Daftar Bahan Makanan Penurun Kolesterol yang Perlu Dibeli Waktu Belanja 

Setiap pilihan di rak supermarket bisa berpengaruh langsung pada kolesterol Anda. Oleh karena itu, penting bagi Anda memilih bahan makanan penurun kolesterol yang tepat. Berikut ini adalah daftar makanan yang dapat Anda prioritaskan saat berbelanja:

  • Buah dan Sayur

Sayuran seperti selada, romaine, dan bayam, serta buah seperti apel, pir, dan aprikot, mengandung serat larut yang efektif menurunkan kolesterol LDL. Antioksidan di dalamnya juga membantu melawan peradangan dan menjaga kesehatan pembuluh darah.

Tips praktis waktu belanja buah dan sayur:

Pastikan Anda memilih buah dan sayur musiman untuk variasi yang menyegarkan dengan harga yang lebih bervariatif pula. Usahakan variasikan buah dan sayuran agar gizi lebih lengkap.

  • Asam Lemak Omega-3 

Ikan seperti salmon, sarden, dan makarel mengandung asam lemak omega-3 yang bisa menurunkan trigliserida dalam darah. Jika Anda vegetarian, bisa memilih biji-bijian seperti flaxseed, chia seed, atau minyak kanola sebagai sumber omega-3 nabati.

  • Whole Grain

Barley, oat, kacang-kacangan, dan lentil adalah contoh whole grain yang kaya serat larut. Serat ini dapat membantu mengurangi kolesterol “jahat” sekaligus membuat Anda kenyang lebih lama. Cobalah overnight oats atau roti gandum utuh sebagai alternatif sarapan.

  • Kedelai dan Olahannya

Produk berbahan dasar kedelai seperti tahu, tempe, dan edamame mengandung protein dan serat yang bermanfaat menurunkan kolesterol total. Menjadikan kedelai sebagai pengganti protein hewani adalah langkah tepat untuk menjaga kesehatan jantung.

  • Rempah-Rempah

Bawang putih, kunyit, dan basil dapat memperkaya rasa masakan tanpa harus menambah garam berleih. Mengurangi asupan sodium sangat membantu menjaga tekanan darah tetap stabil, sehingga kesehatan pembuluh darah tetap terjaga.

  • Healthy Oil

Minyak zaitun, minyak canola, dan minyak biji rami adalah pilihan minyak yang rendah lemak jenuh dan bebas lemak trans. Mengganti mentega atau margarin dengan minyak yang sehat bisa membantu menyeimbangkan kolesterol dalam tubuh.

  • Snack Sehat

Saat butuh camilan, pilihlah kacang tanpa garam, potongan alpukat di atas roti gandum, atau biskuit gandum dengan selai kacang tanpa gula tambahan. Pilihan ini lebih aman untuk kadar kolesterol Anda dan tetap nikmat disantap.

Tips Belanja Lebih Bijak untuk Penderita Kolesterol

Agar manfaat bahan makanan penurun kolesterol bisa Anda rasakan lebih maksimal, berikut ini beberapa tips tambahan yang bisa Anda terapkan saat belanja:

  • Pahami Label Nutrisi pada Produk Kemasan

Selalu cek daftar komposisi yang tertera di kemasan. Urutan bahan ditulis berdasarkan berat, jadi perhatikan tiga sampai lima bahan teratas. Hindari produk yang mengandung minyak sawit, mentega, atau lemak jenuh di awal daftar. Pilihlah produk dengan kadar gula di bawah 8 gram dan natrium rendah agar lebih aman untuk kesehatan jantung.

  • Gunakan Daftar Belanja

Membawa daftar belanja membuat Anda lebih fokus dan terhindari dari godaan membeli makanan olahan yang tidak sehat. Cara ini juga membantu Anda tetap konsisten memilih bahan makanan penurun kolesterol sesuai kebutuhan.

  • Waspadai Lemak Trans pada Produk Olahan

Lemak trans buatan sering tersembunyi dalam makanan kemasan seperti margarin, kue, biskuit, dan makanan siap saji. Bacalah label dengan teliti, hindari produk yang mencantumkan “partially hydrogenated oil”, karena inilah tanda ada lemak trans di dalamnya, meski jumlahnya sedikit.

Dengan menerapkan langkah-langkah sederhana ini saat belanja, Anda bisa menjaga asupan tetap sehat dan mendukung pengelolaan kolesterol secara lebih efektif.

Kapan Harus Melakukan Pemeriksaan Kolesterol?

Pemeriksaan kolesterol sebaiknya dilakukan sejak dini, bahkan anak-anak dan remaja juga perlu dicek. Umumnya, orang dewasa yang sehat disarankan memeriksakan kolesterol minimal satu tahun sekali. Namun, jika Anda memiliki penyakit jantung, diabetes, atau riwayat kolesterol tinggi di keluarga, pemeriksaan perlu dilakukan lebih sering.

Untuk anak-anak, pemeriksaan kolesterol idealnya dilakukan satu kali saat usia 9-11 tahun, lalu diulang pada rentang usia 17-21 tahun. Anak yang mengalami obesitas atau diabetes sebaiknya menjalani pemeriksaan lebih rutin. Pemeriksaan berkala penting agar Anda tahu lebih awal jika ada masalah, sehingga pengelolaan kolesterol bisa segera dilakukan.

Baca juga: Wajib Tahu! Ini Cara dan Waktu Terbaik untuk Cek Glukosa Darah

Jangan Tunggu Gejala, Saatnya Jaga Kolesterol Mulai Sekarang

Langkah awal menjaga kadar kolesterol dimulai dari kebiasaan kecil seperti memilih bahan makanan penurun kolesterol saat belanja. Konsistensi memilih makanan sehat dan melakukan pemeriksaan rutin akan membantu Anda terhindar dari risiko penyakit jantung.

Mengandalkan feeling saja sering kali tidak cukup. Pemeriksaan kolesterol secara rutin akan memberikan gambaran jelas tentang kondisi kesehatan Anda. Di Parahita, proses cek kolesterol berlangsung cepat, hasilnya akurat, dan langsung ditangani oleh tim medis profesional.

Jangan sampai terlambat mengetahui kondisi tubuh sendiri, segera kunjungi website Parahita Lab untuk check up dan dapatkan pemantauan kesehatan yang Anda butuhkan!

FAQ

1. Apa saja contoh bahan makanan penurun kolesterol yang mudah ditemukan?

Beberapa bahan yang mudah ditemukan antara lain oat, kacang-kacangan, ikan berlemak (seperti salmon dan sarden), tahu, tempe, alpukat, serta buah-buahan seperti apel dan pir.

2. Bagaimana cara memilih makanan sehat saat belanja untuk penderita kolesterol?

Selalu cek label nutrisi, hindari makanan tinggi lemak jenuh dan trans, serta pilih produk dengan serat tinggi dan rendah natrium.

3. Apakah minyak zaitun baik untuk menurunkan kolesterol?

Ya, minyak zaitun kaya lemak tak jenuh yang membantu menurunkan kolesterol LDL dan baik untuk kesehatan jantung.

4. Seberapa sering harus cek kolesterol jika punya riwayat kolesterol tinggi?

Pemeriksaan sebaiknya dilakukan lebih sering, minimal setiap tahun atau sesuai anjuran dokter.

5. Apakah semua camilan harus dihindari oleh penderita kolesterol?

Tidak, penderita kolesterol tetap boleh ngemil, asalkan memilih camilan sehat seperti kacang tanpa garam, buah segar, atau biskuit gandum.

Konsultasi dengan Tim Ahli Kami

Dapatkan solusi medis yang disesuaikan untuk Anda