Mau Jantung Sehat? Ini Cara Menjaga Kesehatan Jantung
Banyak orang ingin hidup lebih panjang dan aktif. Tetapi, tak jarang mereka kebingungan harus mulai dari mana ketika mencari cara menjaga kesehatan jantung. Sebenarnya, langkah sederhana seperti olahraga secara teratur sudah bisa memberi perubahan besar bagi jantung Anda. Jika Anda ingin memahami latihan apa saja yang paling bermanfaat dan bagaimana cara melakukannya dengan aman, mari lanjutkan membacanya di artikel ini.
Mengapa Olahraga Penting untuk Menjaga Kesehatan Jantung?
Aktivitas fisik rutin memberi banyak manfaat bagi kesehatan jantung Anda. Olahraga dapat membantu menurunkan tekanan darah, menjaga berat badan tetap ideal, dan mengurangi risiko diabetes. Selain itu, olahraga juga berperan penting dalam menurunkan tingkat peradangan di dalam tubuh.
Rutin berolahraga juga membantu Anda mengontrol berbagai faktor risiko penyakit jantung. Bahkan, penelitian membuktikan bahwa orang yang aktif secara fisik cenderung memiliki kebiasaan hidup lebih sehat, termasuk menghindari rokok. Mereka juga punya risiko lebih rendah mengalami serangan jantung mendadak atau gangguan jantung yang serius.
Bagaimana Cara Menjaga Kesehatan Jantung Lewat Olahraga?

Berikut ini beberapa jenis olahraga yang bisa Anda pilih sebagai cara menjaga kesehatan jantung:
-
Latihan Aerobik
Latihan aerobik seperti jalan cepat, bersepeda, dan berenang dapat membuat otot besar tubuh bekerja dan meningkatkan detak jantung. Aktivitas ini membantu memperlancar sirkulasi darah, sehingga Anda bisa melakukan aktivitas sehari-hari tanpa mudah lelah atau sesak napas.
Disarankan untuk melakukan olahraga aerobik intensitas dengan minimal 150 menit per minggu.
-
Latihan Kekuatan Otot (Resistance Training)
Latihan kekuatan, misalnya angkat beban atau menggunakan resistance band, sangat baik untuk membentuk otot dan mendukung fungsi jantung. Anda juga bisa memulai dengan latihan sederhana seperti berdiri dari posisi duduk atau push-up di dinding. Lakukan latihan kekuatan 2 sampai 3 kali seminggu, dengan jeda hari untuk pemulihan.
-
Latihan Fleksibilitas dan Keseimbangan
Yoga, pilates, dan tai chi dapat meningkatkan kelenturan serta keseimbangan tubuh. Anda juga dapat menambahkan peregangan ringan setelah olahraga utama. Melatih fleksibilitas dan keseimbangan dapat mengurangi risiko cedera dan membantu Anda bergerak lebih nyaman.
Ideanya, lakukan latihan ini 2 hingga 3 kali seminggu, tahan setiap peregangan selama sekitar 30 detik dan pastikan tubuh tetap rileks.
Tips Melakukan Olahraga yang Aman untuk Jantung

Agar aktivitas fisik benar-benar bermanfaat dan tidak berisiko, berikut ini beberapa tips penting yang sebaiknya Anda perhatikan:
- Kenali Batas Tubuh dengan Skala Borg
Saat berolahraga, Anda bisa menggunakan skala Borg untuk mengetahui seberapa berat latihan yang dilakukan. Skala ini dimulai dari 0 (sangat ringan, seperti hanya duduk diam) sampai 10 (sangat berat, benar-benar kelelahan). Usahakan berolahraga di tingkat sedang, yaitu saat tubuh mulai terasa hangat, napas agak terengah, namun Anda masih bisa berbicara tanpa kesulitan.
- Pemanasan dan Pendinginan Itu Wajib
Sebelum memulai latihan, lakukan pemansasan agar otot dan jantung siap bekerja. Setelah selesai, lakukan pendinginan dengan peregangan atau gerakan ringan supaya detak jantung turun perlahan. Hindari langsung duduk atau berbaring, cukup biarkan tubuh menyesuaikan secara perlahan.
- Lebih Baik Sering, Meski Sebentar
American Heart Association (AHA) merekomendasikan olahraga aerobik intensitas sedang selama 150 menit per minggu, atau bisa dibagi dalam sesi singkat 5-10 menit beberapa kali sehari. Yang penting, konsisten melakukan aktivitas fisik setiap minggu.
- Dengarkan Sinyal dari Tubuh
Tidak semua hari Anda akan merasa bugar, bisa jadi ada saat di mana tubuh membutuhkan istirahat lebih. Jika Anda merasa lemah, pusing, atau detak jantung terasa tidak normal, segera hentikan aktivitas dan konsultasikan ke dokter jika perlu.
Dengan menerapkan tips ini, menjaga kesehatan jantung lewat olahraga bisa jadi kebiasaan yang aman dan terasa menyenangkan setiap harinya. Apabila penderita sakit jantung ingin memulai olahraga, sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter spesialis jantung dan pembuluh darah (SpJP).
Kapan Harus Memeriksakan Jantung ke Klinik?
Pemeriksaan jantung secara rutin adalah bagian penting dari upaya menjaga kesehatan jantung, tak hanya untuk lansia atau orang dengan keluhan saja. Mulai usia 20 tahun, pemeriksaan kesehatan jantung sudah dianjurkan, minimal beberapa tahun sekali, agar Anda tahu kondisi jantung sejak dini.
Bagi Anda yang memiliki faktor risiko seperti diabetes, tekanan darah tinggi, atau riwayat penyakit jantung dalam keluarga, pemeriksaan bisa dilakukan lebih sering sesuai saran dokter.
Jangan abaikan jika muncul gejala seperti nyeri dada, sesak napas, detak jantung tidak beraturan, atau lemah mendadak. Bila merasakan keluhan seperti ini, segera datang ke klinik agar dapat ditangani sejak awal.
Baca juga: Segala Hal yang Perlu Anda Ketahui soal Cek Up Kesehatan
Jaga Kesehatan Jantung Anda Bersama Klinik Parahita

Kebiasaan aktif bergerak dan pola makan sehat memang penting, namun memastikan kondisi jantung melalui pemeriksaan medis juga tidak kalah perlu. Kadang tanda-tanda gangguan jantung tidak selalu terasa jelas.
Selain itu, bagi penderita penyakit jantung yang ingin mulai berolahraga, sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter spesialis jantung dan pembuluh darah (SpJP).
Jika Anda ingin tahu kondisi jantung secara pasti, atau mulai merasakan gejala seperti nyeri dada, detak jantung tidak beraturan, atau cepat lelah, jangan ragu untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut.
Anda bisa melakukan cek kesehatan jantung secara menyeluruh di Klinik Parahita. Pemeriksaan di Parahita bisa dilakukan tanpa ribet, hasilnya pun jelas dan cepat. Anda bisa langsung konsultasi dengan tenaga medis profesional kami, atau langsung booking di website Parahita Lab. Mulai peduli kesehatan jantung Anda sejak sekarang.
FAQ
1. Apa saja olahraga yang baik untuk menjaga kesehatan jantung?
Jalan cepat, bersepeda, berenang, yoga, dan latihan kekuatan sangat dianjurkan untuk menjaga jantung tetap sehat.
2. Berapa lama durasi olahraga yang disarankan agar jantung sehat?
Minimal 150 menit aktivitas aerobik intensitas sedang per minggu, atau sekitar 30 menit sehari selama 5 hari.
3. Kapan sebaiknya memeriksakan jantung ke klinik?
Periksakan jantung Anda 3-6 bulan sekali atau sesuai anjuran dokter, karena pemantauan obat kolesterol umumnya dilakukan setiap 3 bulan.
4. Apa gejala awal gangguan jantung yang perlu diwaspadai?
Nyeri dada, sesak napas, detak jantung tidak teratur, cepat lelah, atau pusing yang muncul tiba-tiba.
5. Apakah pola makan berpengaruh pada kesehatan jantung?
Sangat berpengaruh. Pola makan sehat dengan rendah lemak jenuh, banyak serat, serta rutin konsumsi buah dan sayur dapat membantu menjaga kesehatan jantung.