LDL Chol – ApoB – ApoA: Manakah yang Paling Berperan pada Terjadinya Endapan Lemak di Pembuluh Darah

Selama lebih dari tiga dekade telah diakui bahwa kadar total kolesterol merupakan faktor resiko utama terjadi penyakit jantung korononer atau stroke maupun penyakit vaskuler lainnya. Isu utama kematian seseorang karena pembuluh darah tersumbat oleh endapan kolesterol atau disebut Aterosklerosis.

Survei membuktikan bahwa kadar LDL chol tinggi belum tentu menyebabkan kematian, dan ternyata ada unsur lain yang ikut berperan yaitu:

1. Apolipoprotein B (ApoB)

2. Apolipoprotein A (ApoA)

Apakah ApoB

Selain sebagai pengangkut Cholesterol dan Trigliserid dalam plasma,  ApoB dihasilkan dalam hati juga memicu terperangkapnya lipoprotein di dinding arteri.

ApoB merupakan suatu parameter yang sangat menentukan terjadinya suatu endapan lemak. Dilaporkan pada Quebec Cardiovascular Study, bila LDL-Chol rendah dan Apo B tinggi maka akan terjadi endapan lemak (aterosklerosis).

Rasio LDL-C / Apo B dikenal smalldense LDL. Kalau LDL rendah atau normal tapi Apo B sangat tinggi akan membentuk rasio dari smalldense rendah, berarti akan terjadi aterosklerosis.

Oleh sebab itu, WHO menetapkan Apo B sangat berperan pada resiko dini penyakit jantung dan pembuluh darah.

Pemeriksaan Apo B dinyatakan sangat bermanfaat terhadap penderita Diabetes Mellitus, Obesitas, Hipertensi, Insulin Resistensi. Pemeriksaan Apo B tidak perlu puasa dan biaya relatif murah. Sebab itu, pemeriksaan ApoB wajib diikutsertakan bersama unsur lemak yang lain (Chol-HDL-LDL-Tg)

 

Apa itu ApoA

Apo A memiliki dua bentuk utama, yaitu Apo A1 dan Apo A2.

Apo A1 adalah Apo Lipoprotein utama pada partikel HDL yang berperan utama dalam mengangkut kolesterol dari sel perifer ke hati atau sebaliknya.

Studi Bogalusa membuktikan anak-anak dari orang tua pengidap penyakit jantung koroner, kadar Apo B tinggi tapi Apo A rendah walaupun LDL-Chol normal.

Studi AMORIS menunjukkan bahwa rasio Apo B/Apo A jauh lebih sensitif dan efektif dibandingkan dengan rasio Chol/HDL maupun LDL/HDL. Pada orang normal Apo A harus tinggi dan Apo B harus rendah.

Sebab itu pada screening kesehatan rutin, parameter Apo B dan Apo A wajib diperiksa.

Sekilas info, semoga bermanfaat.

Leave a Reply